Persebaya Bangkit dari keterpurukan – Pesebaya yang tidak penah memberikan performa yang baik dan selalu mengecewakan banyak fans bagi debonek itu, ia berjanji akan bisa bangkit dari terpurukan yang dialaminnya sekarang ini.

Persebaya Bangkit dari keterpurukan

Persebaya Bangkit dari keterpurukan

Kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhie membuat posisi bajul Ijo kini terperosok ke jurang degradasi. mereka menduduki peringkat 17 atau dari bawa hanya selisi 3 peringkat saja yang di akhir urutan ke-20.

Aji Santoso “saya siap akan menurunkan squa yang baik dan handal, dipertandingan berikutnya kami akan merai kemenangan telak dari tamu yang akan di hadapinya, dikarenakan mereka juga haus akan kemenangan untuk menambah poin mereka lepas dari zona degrarasi klasmen liga 1.

Aji mengakui dalam pertandingan nanti ia mengakui tidak lah mudah untuk mengalahkan Sleman yang diketahui membutuhkan kemenangan juga untuk menambah poin, malah ia sedang memanfaatkan moment yang persebaya hadapi sekarang ini, bermain jelek dan selalu kalah di kandang maupun senbagai tamu di stadium luar.

Sementar itu Sleman juga sudah bisa memaikan skuat terbaiknya yang akan menjadi ujung tombak bagi Sleman jika bertanding nanti, ujung tombak Sleman adalah Kojic yang sudah bisa kembali di mainkan akubat cidera dan sangsi hukuman yang di perolehnya di tempo lalu.

Persebaya akan lebih hati-hati untuk menjaga lini belakan dan mencari strategi yang bagus untuk kita menangman. Di sisilain Persebaya yang sudah bisa memain kan semua squat terbaiknya nanti, ia hanya ragu dalam bekerja sama den gan mereka saja ungkat mantan pelatih Internasional Indonesia itu.

Banyak yang beranggapan tentang tim persebaya yang main kian memburuk, saya takut para fans kecewa dengan gaya permainanya yang tidak pernah di lihat sebelumnya.

Mantan pelatih timnas itu juga sudah memberikan yang terbaik untuk semua tim dan mendatangkan pemain mudah dan berkualitas untuk tim P{ersebaya nantinya.

“saya akan merokbak besar-besaran skuad yang sudah di buat dulu, di sini saya merasakan ketidak cocokan antara pelatih dan antara pemain sepak bola tersebut. jika hal ini terus berlalu saya takut akan terjadi kebangkrutan yang tidakd i inginkan semuan pemain Indonensia.